Informasi Dikmenjur - Penjelasan Umum
- SMK Neg & Swasta
- Re-engineering
- Kurikulum'99
- Mitra Masyarakat
- Hibah Bergulir
- Ketenagaan SMK
- TSG
- Fasilitas SMK
- M R
- M E
- Komunikasi Inggris
- RC/LRC |
|
Pada Akhir Pelita V (tahun 1993/1994) terdapat 3.683 SMK yang
terdiri dari 701 SMK Negeri (19%) dan 2.982 SMK Swasta (81%) yang tersebar di 27 Propinsi,
dan pada Akhir Pelita VI (tahun pelajaran 1998/1999) menjadi 4.294 SMK terdiri dari 768
SMK Negeri dan 3.526 SMK Swasta, dengan komposisi 17,89% : 82,11%. Dengan demikian telah
terjadi penambahan jumlah SMK sebanyak 611 sekolah (67 Negeri dan 544 Swasta). Penambahan
jumlah SMK tersebut di atas juga diikuti dengan kenaikan jumlah siswa dari 1.471.470 siswa
(511.207 siswa SMK Negeri dan 960.263 siswa SMK Swasta) pada akhir Pelita VI menjadi
1.921.920 siswa yang terdiri dari 570.884 siswa SMK Negeri dan 1.350.406 siswa SMK Swasta,
dengan komposisi 29,71% : 70,29%. Sebagaimana yang terjadi pada perkembangan jumlah
sekolah tersebut di atas, kenaikan jumlah siswa selama lima tahun sebesar 449.820 siswa,
sebagian besar terjadi pada SMK Swasta yaitu 390.143 siswa dan pada SMK Negeri hanya
sebanyak 59.677 siswa.
Berdasarkan proyeksi Pelita VI bahwa proyeksi siswa SMK adalah sebesar 1.952.500,
dengan rincian 781.000 siswa pada SMK Negeri dan 1.171.500 siswa pada SMK Swasta, secara
kumulatif kenaikan jumlah siswa pada SMK Swasta sudah melebihi target, sedangkan pada SMK
Negeri masih belum dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Meskipun angka kenaikan jumlah siswa pada SMK Negeri secara keseluruhan masih rendah,
tetapi bila dilihat dari data siswa pendaftar dan yang diterima selama enam tahun
pelajaran (1994/1995, 1995/1996, 1996/1997, 1997/1998, 1998/1999 dan 1999/2000) tercatat
jumlah siswa yang diterima berturut-turut 45,32%, 49,80%, 43,93%, 43,55%, 41,86% dan
40,36%. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat siswa untuk masuk SMK Negeri masih cukup
tinggi. |
|



|